Paket mini AMDK air murni

Bila anda serius untuk usaha air minum, bukan sekedar membuka depot air minum tapi ingin melangkah ke mini AMDK (Air minum Dalam Kemasan)  skala kecil hingga anda bisa mengkemas air galonan bermerek sendiri.

Mini amdk nonmin

Dengan kualitas air murni ber-TDS rendah kurang dari 10 ppm, tanpa rak display aluminium seperti kebanyakan, tanpa di ribetkan ganti membran ro yang mampet, tanpa harus air baku dari pegunungan, biaya investasi rendah, tetapi dapat menghasilkan air murni yang melimpah bebas kapur, logam berat, mineral berlebihan dan tentunya aman.

System filterisasi ini sudah di pakai dalam industri pengolahan air minum dalam kemasan (skala pabrik AMDK) seperti merek NONMIN dan WATER@ di Bali yang sudah mendapatkan SNI dan BPOM terjamin aman.

System mini AMDK ini juga sudah terpasang di Kupang NTT dengan galon bermerek TRIQUA. Filterisasi paket mini AMDK ini sangat cocok di terapkan di daerah air yg berkapur seperti daerah papua, NTT, NTB dan pulau-pulau lain yang sumber air tanahnya bermineral tinggi / TDS tinggi.
Syarat: harus mempunyai sumber mata air yang melimpah (sumur gali / sumur bor) dan tidak asin.

Air murni adalah istilah untuk air yang hampir tidak mengandung zat terlarut didalamnya atau sama sekali tidak mengandung unsur kimia lain selain H2O (air) itu sendiri. Air murni sebenarnya terdapat pada tumbuhan namun seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, air murni telah dapat dibuat dengan proses-proses yang sering disebut sebagai proses pemurnian air.

Kenapa air murni lebih sehat untuk dikonsumsi?
Pada dasarnya kita semua terkena mineral dan bahan-bahan kimia beracun (toxic) yang kita dapati dari udara dan makanan yang kita konsumsi setiap hari. Air adalah satu-satunya cara untuk membuang racun-racun ini dari dalam tubuh. Dimulai dengan menggunakan air yang lebih murni, karena kemampuannya yang lebih besar untuk mengambil dan membersihkan benda-benda beracun dari tubuh kita.

1. Kenapa anak-anak perlu mengkonsumsi air murni?
Sistem imunitas dan detoksifikasi anak-anak masih dalam tahap pengembangan hingga masa remaja. Adanya asupan bahan-bahan kimia beracun (walau dalam jumlah kecil) atau kandungan timah pada air minum di masa kanak-kanak bisa meningkatkan resiko penyakit degeneratif dan kelainan kinerja organ dimasa mendatang.

Karena banyak sistem pertahanan (tubuh) yang krusial untuk melindungi tubuh bagi orang dewasa dari penyakit dan polutan tidak sempurna dikemangkan selama masa kanak-kanak, maka mereka menjadi lebih sensitif terhadap benda-benda asing.
Seorang anak mengkonsumsi air minum 3 kali lebih banyak per berat badan dibandingkan orang dewasa, berarti mereka akan rentan untuk terkontaminasi polutan dengan dosis yang lebih besar. Sehingga tubuh mereka tumbuh lebih sensitif.

2. Padahal, standar kesehatan yang mengatur jumlah atau level polutan yang diijinkan untuk konsumsi air minum semua berdasarkan kemampuan imbas terhadap orang dewasa.
Kenapa air dengan TDS tinggi tidak diinginkan atau berbahaya?
– Karena akan terasa getir, asin, terasa seperti terlarut logam, dan memiliki bau yang tidak sedap
– Air dengan TDS tinggi kurang bisa mengurangi rasa haus.
– Air dengan TDS tinggi mempengaruhi rasa makanan dan minuman, sehingga mengurangi selera makan.
– Air dengan TDS tinggi dapat saja terkandung mineral-mineral berbahaya seperti nitrat, sodium, sulfat, barium, cadmium, tembaga, dan florid.
– Jika seseorang minum 2 gelas air per hari, maka jika ditotal selama 70 tahun hidupnya orang tersebut mengkonsumsi 4500 galon air. Jika air itu bukan air murni, dari 4500 galon ini mengandung 200-300 pound batuan yang tubuh tidak perlukan.

Kebanyakan akan dibuang melalui saluran ekskresi. Tapi, sebagian akan tinggal di dalam tubuh, dan akan mengakibatkan kekakuan sambungan persendian, pengerasan arteri, batu ginjal, penyumbatan arteri, dan kaliper mikroskopik dan mengalir keseluruh tubuh. 

3. Apakah kita butuh mineral dari air minum kita?
Mineral Anorganik
Dipercaya bahwa air mineral membantu tubuh untuk proses metabolisme. Namun, ada pembuktian ilmiah yang menyarankan bahwa kebanyakan dari mineral ini berbentuk anorganik (“benda mati”). Yang saat mereka masuk ke dalam sirkulasi tubuh, mereka tidak dapat digunakan pada proses fisik pembentukan sel-sel tubuh.
Jadi, mineral pada air hanyalah memberikan mineral-mineral “mati” atau anorganik yang tidak dapat diasimilasi.
Semua mineral anorganik ini justru hanya mengganggu tubuh kita.

4. Tubuh memerlukan mineral yang banyak ditemukan di makanan, BUKAN AIR MINUM. -The American Medical Journal.
Faktanya: Mineral organik dari air sumur hanya 1% dari seluruh mineral yang terkandung di air.

Satu gelas jus jeruk mengandung lebih banyak mineral bermanfaat dibanding dengan 30 galon air sumur yang belum diolah.
Organik, atau mineral Bioavailable

Setelah mineral-mineral ini mampu menembus akar tanaman, mineral-mineral anorganik menjadi mineral organik (melalui proses fotosintesis) dan dapat diasimilasi tubuh kita sebagai mineral organik.
Air murni menghilangkan endapan mineral-mineral anorganik dari dalam tubuh.